Abstract
ABSTRAK Prospek yang cerah dalam budidaya sayuran di dataran rendah masih sangat menjanjikan dengan semakin tingginya permintaan sayur di pasar. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh kacang panjang renek terhadap interaksi pemberian pupuk kompos TKKS dan konsentrasi kolkisin. Eksperimen menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) secara faktorial terdiri dari dua faktor dan tiga ulangan. Faktor pertama, pupuk kompos TKKS terdiri dari 4 taraf dan Faktor kedua konsentrasi kolkisin terdiri dari 4 taraf. Secara tunggal pemberian pupuk dan kolkisin berpengaruh nyata terhadap diameter batang dan yang tertinggi adalah TKKS3 (10.93 mm) serta perlakuan kolkisin K3 (10.63 mm). Perlakuan tunggal kompos TKKS dan kolkisin berpengaruh nyata terhadap berat daun, yang tertinggi TKKS3 (3.23 g) dan kolkisin K3 (2.55 g). Hasil pengamatan kompos TKKS pada umur panen TKKS2 (44.00 hari) dan kolkisin K3 (43.92 hari). Polong terbanyak perlakuan kompos TKKS3 (121.85) dan kolkisin K0 (111.42). Berat buah tertinggi pada perlakuan kompos TKKS3 (1579.26 g) dan kolkisin K0 (1504.31 g). Konsentrasi klorofil b pada umur daun 15 hari tertinggi pada kombinasi T1K1 (14401.17 mg L-1) dan konsentrasi kolkisin K0 (111.42 mg L-1). Kompos TKKS dan kolkisin berpengaruh nyata pada klorofil b daun muda (15 hari).
Cite
CITATION STYLE
Fathurrahman, F., Mulyani, S., & Sinaga, P. (2023). Recommendation Of Compost OPEFB and Colchicine Concentration On Plant Beans Long Renek (Vigna unguiculata var. Sesquagpedalis). Jurnal Penelitian Pertanian Terapan, 23(3), 348–357. https://doi.org/10.25181/jppt.v23i3.2801
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.