REVITALISASI NILAI-NILAI MORAL KEAGAMAAN DI ERA GLOBALISASI MELALUI PENDIDIKAN AGAMA

  • Suradarma I
N/ACitations
Citations of this article
422Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Revitalisasi nilai-nilai moral keagamaan menjadi sangat penting untuk dilakukan, mengingat gencarnya gerusan budaya konsumerisme dan hedonisme yang bersumber dari kelatahan dalam mengadopsi semua yang berbau Barat. Globalisasi telah menggoyahkan rasa percaya diri, sehingga warisan masa lalu bangsa ini dianggap usang dan harus diganti dengan yang baru berasal dari peradaban Barat modern. Berdasarkan gejala tersebut, maka tujuan penelitian ini adalah untuk merevitalisasi nilai-nilai moral keagamaan yang dirasa sudah mulai menurun kualitasnya. Metode pengumpulan data dengan studi dokumentasi, teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kualitatif. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa revitalisasi nilai-nilai moral keagamaan adalah melalui Pendidikan agama agar mampu mengembalikan kepercayaan diri masyarakat (jati diri), agar masyarakat tidak terbawa arus budaya modern di era globalisasi ini, agar menjadi bangsa yang kuat dan berbudi pekerti luhur, sebagaimana yang sudah diwariskan oleh para pendahulu bangsa.

Cite

CITATION STYLE

APA

Suradarma, I. B. (2018). REVITALISASI NILAI-NILAI MORAL KEAGAMAAN DI ERA GLOBALISASI MELALUI PENDIDIKAN AGAMA. Dharmasmrti: Jurnal Ilmu Agama Dan Kebudayaan, 18(2), 50–58. https://doi.org/10.32795/ds.v9i2.146

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free