Abstract
Kecamatan Ajibarang telah melaksanakan kegiatan Program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) dengan memberdayakan kelompok wanita tani (KWT) yang ada di desa. Namun, para wanita tani memiliki keterbatasan pengetahuan dan ketrampilan, sehingga dibutuhkan peran penyuluh pertanian lapangan (PPL). Kondisi di lapangan menunjukkan bahwa satu penyuluh memegang wilayah binaan sebanyak 3 (tiga) desa. Oleh karena itu, pendampingan berlangsung kurang efektif. Timbul juga permasalahan dari segi pengurus KWT dalam keberlangsungan program. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui tingkat peran PPL dan keberhasilan P2L, mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan program P2L dan pengaruh peran PPL terhadap keberhasilan program P2L. Penelitian dilaksanakan di Desa Tiparkidul, Darmakradenan, dan Banjarsari, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas. Teknik pengumpulan data menggunakan sampling total atau sensus dengan jumlah responden sebanyak 69 wanita tani yang telah menerima manfaat program P2L. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah uji validitas, uji reliabilitas, analisis skoring, serta pengujian teknik analisis regresi linear berganda. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa faktor internal wanita tani yang memengaruhi keberhasilan program P2L yaitu tingkat pendidikan, luas lahan pekarangan, dan lama bertani. Umur tidak berpengaruh nyata dalam keberhasilan program P2L. Peran PPL menjadi faktor eksternal yang berpengaruh secara signifikan terhadap keberhasilan program P2L di Kecamatan Ajibarang
Cite
CITATION STYLE
Audira, D., Sunendar, S., & Sukmaya, S. G. (2025). Peran Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dalam Memengaruhi Keberhasilan Program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) di Kecamatan Ajibarang Kabupaten Banyumas. Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis, 11(1), 589. https://doi.org/10.25157/ma.v11i1.16080
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.