Abstract
Sebagai upaya pencegahan penyebaran virus corona, presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, menyarankan setiap individu untuk menerapkan social distancing guna menghadapi pandemi COVID-19 (Adrian, 2020). Pada awal diterapkannya Belajar Dari Rumah dan pembatasan untuk berada di luar lingkungan rumah, anak-anak dan orang tua menghabiskan waktu bersamanya didalam rumah. Kebijakan diam di rumah untuk mencegah penyebaran Covid-19 menjadi kesempatan untuk kumpul bersama keluarga, tetapi ada beberapa tantangan yang dihadapi orangtua dalam mendampingi anak (Tabi’in, 2020). Tantangan itu mulai dari kebosanan yang mungkin dirasakan anak usia dini. Anak-anak merasa bosan karena hanya beraktivitas di dalam rumah dan diperbolehkan keluar rumah jika ada hal yang mendesak saja. Orang tua juga mengeluhkan mengenai anak-anaknya yang sering bermain gadget. Akibatnya, secara perlahan orang tua memperbolehkan anak-anaknya untuk bermain diluar rumah. Permasalahan yang muncul setelah anak diperbolehkan untuk bermain diluar adalah kurangnya kesadaran anak-anak akan bahaya covid-19 dan penerapan protokol kesehatan ketika berada diluar rumah. Oleh karena itu, pada penelitian ini peneliti bertujuan untuk menerapakan edukasi covid-19 pada anak usia dini sebagai pembiasaan pola hidup baru di Kelurahan Kutajaya.
Cite
CITATION STYLE
Vitalaya, N. A. R. (2021). Edukasi Covid-19 Pada Anak Usia Dini Sebagai Pembiasaan Pola Hidup Baru Di Kelurahan Kutajaya. Fajar: Media Komunikasi Dan Informasi Pengabdian Kepada Masyarakat, 21(1). https://doi.org/10.15408/jf.v21i1.20609
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.