Abstract
Petani mengalokasikan waktu untuk empat aktivitas, yaitu aktivitas produktif, domestik, pribadidan menikmati waktu luang. Penelitian dilakukan dengan metode survei di Desa Tegalgiri, KecamatanNogosari, Kabupaten Boyolali pada bulan November 2020–Februari 2021. Penelitian bertujuan untukmengetahui karakteristik petani dan rumah tangga petani, distribusi penggunaan waktu dan faktor-faktor yang memengaruhi waktu luang petani. Data dianalisis deskriptif menggunakan nilai rerata dan regresi linear berganda. Hasil analisis menunjukkan bahwa aset lahan sawah tadah hujan rata-rata petani hanya 0,23 ha, dengan waktu yang digunakan untuk kegiatan produktif sebesar 7,43 jam per hari (30,96 persen). Berdasarkan persentase, waktu untuk kegiatan produktif lebih besar daripada kegiatan non produktif (rumah tangga+pribadi+mengisi waktu luang). Besar kecilnya waktu luang petani dipengaruhi oleh jumlah anggota keluarga, pendapatan dan produksi padi. Ketiga faktor tersebut berpengaruh nyata dan positif, sementara jumlah anggota keluarga berpengaruh nyata dan negatif. Karena itu peningkatan waktu luang dapat dilakukan dengan meningkatkan pendapatan rumah tangga petani melalui peningkatan produksi maupun peningkatan kapabilitas sumber daya pertanian lahan sawah tadah hujan dengan melakukan bimbingan dan pendampingan penerapan inovasi teknologi.
Cite
CITATION STYLE
Sahara, D. (2023). Faktor-Faktor yang Memengaruhi Waktu Luang Petani Padi Gogo di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. JURNAL PANGAN, 32(2), 111–120. https://doi.org/10.33964/jp.v32i2.624
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.