Abstract
Penelitian ini dilakukan untuk mencari unsur- unsur geometri pada bangunan Masjid Astana Sultan Hadlirin, penelitian ini bertempat di Masjid Sultan Hadlirin, Desa Mantingan, Kecamatan Tahunan, Jepara, Jawa Tengah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan etnografi. Data yang dikumpulkan dilakukan melalui proses observasi, proses dokumentasi dan proses wawancara. human instrument dan catatan lapangan adalah instrument yang digunakan peneliti dalam penelitian ini. Penganalisisan data yang dilakukan peneliti adalah dengan penyusutan/pengurangan data, penafsiran data dari hasil pengurangan data tadi, yang terakhir pemaparan hasil data. Dari penelitian ini mendapatkan hasil yang menunjukkan bahwa didapati beberapa konsep etnomatematika pada masjid yang berupa unsur-unsur geometri meliputi balok, tabung, kubus, prisma, persegi panjang, trapesium, segitiga, persegi, heksagon dan lingkaran. Hasil dari penelitian yang telah dilakukan berupa unsur-unsur geometri yang terdapat pada Masjid Sultan Hadlirin Mantingan yang dapat digunakan sebagai referensi pembelajaran dalam pemahaman konsep geometri budaya lokal.
Cite
CITATION STYLE
Siti Munawaroh, D. N. A., & Nur Malasari, P. (2023). Etnomatematika Aplikasi Bentuk Bangun Ruang Geometri pada Masjid Astana Sultan Hadlirin. JOURNAL OF MATHEMATICS LEARNING INNOVATION (JMLI), 2(2), 99–111. https://doi.org/10.35905/jmlipare.v2i2.5954
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.