EDUKASI KONSEP AKUNTANSI HIJAU UNTUK USAHA BERKELANJUTAN DENGAN PEMANFAATAN LIMBAH DI DESA MEKAR MANIK KECAMATAN CIMENYAN KABUPATEN BANDUNG

  • Barus I
  • Apriwandi A
  • Christine D
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
10Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

This study aims to introduce and analyze the application of green accounting principles in sustainable business practices, particularly through the utilization of organic waste as a strategy to support environmental sustainability and economic development. Employing a qualitative descriptive approach, the study involved Focus Group Discussions (FGDs) and in-depth interviews with small business owners in Mekarmanik Village, Bandung, alongside field observations to gain insights into the benefits of green accounting. Findings indicate that implementing green accounting not only enhances operational efficiency through improved waste management and resource savings but also generates new economic opportunities by converting waste into value-added products, such as organic fertilizers and alternative raw materials. This approach strengthens the competitive edge and capacity of small businesses to grow sustainably while preserving environmental balance. Furthermore, the program has successfully raised awareness among small businesses about waste processing, leading to the creation of economically valuable products, improved agricultural productivity, and enhanced public health and well-being, in alignment with the Sustainable Development Goals (SDGs). Additionally, business owners recognized that this initiative supports government efforts in poverty alleviation, hunger reduction, and the production of natural, healthy products. Recommendations from this study include ongoing monitoring by community engagement teams to ensure consistency in waste recycling practices, provision of land for waste management for businesses demonstrating success in waste processing, expansion of the program to sectors beyond agriculture, and encouragement for local governments to activate Women Farmers’ Groups (KWT) as centers for enterprise development and organic waste processing.Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan dan menganalisis penerapan konsep akuntansi hijau dalam praktik bisnis berkelanjutan, khususnya melalui pemanfaatan limbah organik sebagai strategi mendukung keberlanjutan lingkungan dan pembangunan ekonomi berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan Focus Group Discussion (FGD) serta wawancara mendalam terhadap pelaku UMKM di Desa Mekarmanik, Bandung, dan observasi lapangan untuk memperoleh wawasan mengenai manfaat akuntansi hijau. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan akuntansi hijau pada UMKM mampu meningkatkan efisiensi operasional melalui pengelolaan limbah dan penghematan sumber daya, serta menciptakan peluang ekonomi baru dengan mengubah limbah menjadi produk bernilai, seperti pupuk organik dan bahan baku alternatif. Penerapan akuntansi hijau ini memperkuat daya saing dan kapasitas UMKM untuk berkembang secara berkelanjutan sambil menjaga keseimbangan lingkungan. Selain itu, program ini meningkatkan pemahaman UMKM tentang pengolahan limbah menjadi produk yang bernilai guna secara ekonomis, mendukung produktivitas perkebunan, serta mendukung kesehatan dan kesejahteraan masyarakat yang sejalan dengan tujuan SDG’s. UMKM juga memahami bahwa kegiatan ini membantu program pemerintah dalam mengurangi kemiskinan, mengatasi kelaparan, dan memproduksi hasil alami yang sehat. Rekomendasi kegiatan ini meliputi pemantauan berkelanjutan oleh tim untuk memastikan konsistensi dalam penerapan daur ulang limbah, penyediaan lahan bagi UMKM yang berhasil dalam pengelolaan limbah, perluasan program ke sektor non- perkebunan, serta dorongan bagi pemerintah daerah untuk mengaktifkan Kelompok Wanita Tani (KWT) sebagai pusat pengembangan usaha dan pengolahan limbah organik.

Cite

CITATION STYLE

APA

Barus, I. S. L., Apriwandi, A., Christine, D., Arsalan, S., & Wulandari, K. (2024). EDUKASI KONSEP AKUNTANSI HIJAU UNTUK USAHA BERKELANJUTAN DENGAN PEMANFAATAN LIMBAH DI DESA MEKAR MANIK KECAMATAN CIMENYAN KABUPATEN BANDUNG. BULETIN ILMIAH NAGARI MEMBANGUN, 7(3), 345–357. https://doi.org/10.25077/bina.v7i3.621

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free