Upaya IPC dalam Menunjang Keterampilan Berpikir Kritis Bagi Siswa Kelas 2 SD

  • Putri C
  • Nugrahanta G
N/ACitations
Citations of this article
46Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Berpikir kritis termasuk keterampilan yang sangat dibutuhkan pada abad ke-21. Keterampilan ini harus mulai dikembangkan sejak masih usia dini melalui pendidikan. IPC merupakan salah satu pembelajaran yang berusaha menunjang keterampilan berpikir kritis. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji upaya yang dilakukan IPC dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis pada pembelajaran kelas 2 SD. Penelitian ini dilakukan dengan penelitian kualitatif deskriptif. Analisis upaya IPC dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis mengacu pada indikator berpikir kritis menurut Facione (2015), interpretation (interpretasi), analysis (analisis), evaluation (evaluasi), inference (inferensi), explanation (eksplanasi), dan self- regulation (regulasi diri). Berdasarkan analisis data yang diambil melalui hasil wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan subjek kepala sekolah, guru IPC, dan siswa kelas 2 SD, menunjukkan upaya IPC dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis dirancang dalam (1) fase pembelajaran, (2) tujuan pembelajaran, dan (3) rubrik penilaian.

Cite

CITATION STYLE

APA

Putri, C. K., & Nugrahanta, G. A. (2024). Upaya IPC dalam Menunjang Keterampilan Berpikir Kritis Bagi Siswa Kelas 2 SD. Metodik Didaktik, 20(1), 35–44. https://doi.org/10.17509/md.v20i1.58961

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free