Penyambutan Malam Lailah Al-Qadr Kadar Dalam Kebudayaan Tumbilotohe Di Gorontalo

  • Iskar Dai
  • Moh. Imron Rosidi
N/ACitations
Citations of this article
26Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui malam Lailah Al-Qadr relefansiny Kebudayaan tumbilotohe yang dapat dijadikan sebagai sumber nilai reliji dan gotongroyong. Kebudayan tumbilotohe merupakan tradisi malampasang lampu botol didedapam rumah yang diselenggrakan dibulan Ramadhan malam ke 27,28, dan 29 . Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah studi literatur dan wawancara. Hasil dari Penelitian ini menunjukkan bahwa Tradisi tumbilotohe pada malam  Lailah Al-Qadr  dapat mempererat tali silaturahmi antar sesama manusia sebagai makhluk sosial dan menambah kecintaan akan bulan Ramadhan. Tradisi tumbilotohe memiliki nilai religius serta nilai gotong royong yang direpresentasikan dengan memasang lampu botol pada tiga malam terakhir bulan Ramadhan untuk menyambut malam Lailah Al-Qadr Oleh karena itu, nilai-nilai karakter yang terkandung dalam Tradisi tumbilotohe harus dilestarikan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Iskar Dai, & Moh. Imron Rosidi. (2023). Penyambutan Malam Lailah Al-Qadr Kadar Dalam Kebudayaan Tumbilotohe Di Gorontalo. Jurnal Ilmu Pendidikan Nasional (JIPNAS), 1(2), 89–93. https://doi.org/10.59435/jipnas.v1i2.71

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free