Analis faktor individu dan lingkungan kerja dengan stres kerja karyawan

  • Marini I
  • Dewi R
  • Sari K
N/ACitations
Citations of this article
6Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Latar Belakang: ILO mengungkapkan stres kerja merupakah hal yang paling beresiko bagi keselamatan dan kesehatan pekerja. Laporan HSE tahun 2023 terdapat 875 ribu kasus stres, depresi dan kecemasan. Stres yang dialami pekerja berasal dari berbagai faktor dan stres jiwa kronis akan menyebabkan berbagai masalah kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan faktor individu dan lingkungan kerja dengan stres kerja.Metode: menggunakan desain cross sectionaldengan jumlah sampel 35 responden di CV X. pengumpulan data menggunakan kuesioner dan data dianalisis univariat dan bivariat.Hasil: sebagian besar responden (57,1%) berstatus menikah, hampir seluruh responden (91,4%) jarang olahraga, sebagian besar responden (54,3%) berusia dewasa akhir, sebagian besar responden (51,4%) memiliki masa kerja ≥ 12 tahun, sebagian besar responden (54,3%) pola makan baik. Nilai koefisien korelasi yang lemah antara usia (ρ= -0,059), status pernikahan (ρ=0,139), olahraga (ρ=0,221), masa kerja (ρ= -0,220), pola makan (ρ= 0,183), lingkungan kerja (ρ= 0,226) dengan stres kerja.Kesimpulan: faktor individu pada penelitian ini faktor individu (Usia, status, kebiasaan olahraga, masa kerja, pola makan) dan faktor lingkungan kerja berkolerasi lemah dengan stres kerja.

Cite

CITATION STYLE

APA

Marini, I., Dewi, R. P., & Sari, K. P. (2025). Analis faktor individu dan lingkungan kerja dengan stres kerja karyawan. Journal of Public Health Innovation, 6(1), 104–112. https://doi.org/10.34305/pyyj7f05

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free