Abstract
Kota manado dikenal sebagai kota yang memiliki resiko yang cukup tinggi terhadap bencana banjir, hal ini disebabkan kota manado di kelilingi oleh dua aliran sungai yaitu Sungai Tondano dan Sungai Tuminting dimana kondisi kedua sungai ini telah mengalami perubahan lahan akibat aktivitas manusia maka diperlukan peran serta masyarakat dalam mengurangi bencana banjir yang terjadi, seperti yang dilakukan oleh masyarakat kelurahan dendengan luar yang membuat water front city untuk mengurangi bencana banjir di kecamatan mereka.
Cite
CITATION STYLE
Riyandari, R. (2019). “WATER FRONT CITY” MITIGASI BENCANA BANJIR DI KELURAHAN DENDENGAN LUAR, KOTA MANADO. Jurnal Sains Dan Teknologi Mitigasi Bencana, 13(1), 57. https://doi.org/10.29122/jstmb.v13i1.3361
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.