Jaminan Kebebasan Beragama: Norma Ideal, Praktik dan Lokalitas

  • Hafiz M
N/ACitations
Citations of this article
159Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Meningkatnya kasus-kasus kebebasan beragama atau berkeyakinan (KBB) di Indonesia menjadikan diskursus tentang KBB ini menjadi perhatian banyak pihak, pemerintah, masyarakat sipil, akademisi dan pihak-pihak berkepentingan lainnya. Kebaruan  wacana KBB sendiri menjadikan tema ini tidak cukup banyak dipahami, bahkan oleh para penggiat HAM dari pelbagai elemen pemerintah atau masyarakat. Kebutuhan untuk sumber daya informasi terhadap tema KBB ini menjadikan dua buku  yang direview dalam tulisan  ini menjadi sangat  relevan  dan penting,  karena buku   yang  ditulis  oleh  Tore  Lindholm,   dkk.,  Fasilitasi Kebebasan  Beragama: Seberapa Jauh?  telah  mampu menghasilkan sebuah kajian  mendalam tentang KBB, dari pelbagai  sudut pandang, sumber dan latar belakang penulis. Di sisi yang lain, buku kedua yang ditulis oleh Ahmad Sueady, dkk., Islam, HAM dan Konstitusi, merupakan sumber penting  untuk lebih  menerjemahkan tema-tema KBB yang telah  dibahas dalam buku  pertama dalam konteks Indonesia. Berdasarkan dua buku  tersebut, artikel ini mencoba untuk melihat norma-norma ideal dalam KBB, sekilas tentang praktik  yang ada secara  komparatif dan  bagaimana nilai-nilai itu berhadapan dengan lokalitas budaya atau tradisi.

Cite

CITATION STYLE

APA

Hafiz, M. (2021). Jaminan Kebebasan Beragama: Norma Ideal, Praktik dan Lokalitas. Jurnal Hak Asasi Manusia, 11(11), 63–94. https://doi.org/10.58823/jham.v11i11.88

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free