Produktivitas Sampah Harian Civitas Akademika Universitas Muhammadiyah Palangkaraya Kalimantan Tengah

  • Azhari M
N/ACitations
Citations of this article
6Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Sampah merupakan sisa hasil kegiatan manusia yang akan menimbulkan permasalahan lingkungan jika tidak dikelola dengan baik. Penerapan konsep ramah lingkungan misalnya dengan konsep The Green Islamic Campus dan penerapan prinsip 4R mampu meminimalisir produktivitas sampah harian civitas akademika, terutama yang ada di lingkungan kampus Universitas Muhammadiyah Palangkaraya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dan metode observasi. Pengamatan dilaksanakan pada hari jumat tanggal 9 Desember 2016 pukul 07.30 sampai dengan 16.30 WIB. Berdasarkan hasil survei dan observasi langsung menunjukkan bahwa sampah anorganik yang dihasilkan dalam kegiatan harian civitas akademika Universitas Muhammadiyah Palangkaraya sebesar 32 Kg lebih tinggi jumlahnya dibandingkan dengan sampah organik yaitu 17 Kg. Gedung yang paling banyak menghasilkan sampah anorganik adalah Gedung Baru lantai 2 sampai dengan lantai 5 sebanyak 16 Kg. Sedangkan sampah organik paling tinggi dihasilkan oleh Gedung B lantai 1 dan lantai 2 sebesar 8.5 Kg. Berdasarkan kondisi tersebut, perlu terus ditingkatkan penerapan konsep-konsep yang ramah lingkungan sehingga kualitas lingkungan tetap terjaga.

Cite

CITATION STYLE

APA

Azhari, M. (2017). Produktivitas Sampah Harian Civitas Akademika Universitas Muhammadiyah Palangkaraya Kalimantan Tengah. Media Ilmiah Teknik Lingkungan, 2(1), 1–5. https://doi.org/10.33084/mitl.v2i1.126

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free