Abstract
Sampah plastik mengacu pada bahan buangan yang terbuat dari plastik, yang biasa digunakan oleh masyarakat untuk kebutuhan sehari-hari. Kehadiran sampah ini memberikan dampak buruk bagi ekosistem. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Pemerintah menggalakkan Gerakan 3R (Reduce, Reuse, dan Recycle). Solusi yang efektif untuk mengatasi masalah ini adalah dengan membangun peralatan atau implementasi pembentuk plastik. Beberapa metode manufaktur terlibat dalam produksinya, termasuk ekstrusi, blow moulding, thermoforming, dan injection moulding. Namun demikian, daur ulang terbukti tidak efektif karena tidak adanya teknologi yang layak untuk mendaur ulang sampah plastik. Untuk mengatasi masalah ini, diciptakanlah mesin atau alat pembentuk plastik, dengan salah satu pilihannya adalah penggunaan metode pencetakan injeksi yang menggunakan aktuator linier berukuran kompak yang menawarkan keuntungan dalam mengurangi biaya produksi. Salah satu keunggulan penting dari mesin ini adalah ukurannya yang ringkas, efisiensi energi, dan portabilitas. Selain itu, ini hemat biaya dan cocok untuk pembuatan barang-barang plastik kecil.
Cite
CITATION STYLE
Wijaya, W., & Hidayat, E. N. (2024). Sistem Perancangan Pembuatan Mesin Injeksi Plastik Otomatis (Linear Actuator) untuk Pemanfaatan Limbah Plastik yang Berbahan Polypropylene. Rekayasa Industri Dan Mesin (ReTIMS), 5(2), 59. https://doi.org/10.32897/retims.2024.5.2.2932
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.