PENGEMBANGAN KEPRIBADIAN DAN ETIKA SEKRETARIS DALAM PERUSAHAAN

  • Anggraeni D
N/ACitations
Citations of this article
35Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Di era modernisasi ini, profesi sebagai seorang sekretaris masih saja dianggap sebelah mata dan menjadi bahan pergunjingan baik di dalam maupun di luar lingkungan kantor. Hal ini mungkin terpengaruh dari gambaran sosok sekretaris yang identik dengan perempuan, rok mini, dan pemikiran akan adanya hubungan intim antar sekretaris dengan pimpinannya.bahwa pertama jabatan sekretaris tidak hanya digeluti kaum perempuan, tetapi juga pria. C.L. Baranhart dalam Sutarto, (1992:5) mengatakan bahwa “Sekretaris adalah Seorang yang melakukan yang melakukan korespondensi, memelihara warkat, dan lain-lain untuk peorangan atauorganisasi;…” Menurut M. Braum dan Ramon, sekretaris adalah seorang pembantu dari seorang pimpinan yang menerima pendiktean, menyiapkan surat-menyurat, menerima tamu, memeriksa atau mengingatkan pimpinannya mengenai kewajiban yang resmi atau perjanjian dan melakukan banyak kewajiban lainnya yang berhubungan guna meningkatkan efektivitas dari piminannya (Saiman, 2002: 24-25).

Cite

CITATION STYLE

APA

Anggraeni, D. (2017). PENGEMBANGAN KEPRIBADIAN DAN ETIKA SEKRETARIS DALAM PERUSAHAAN. SEKRETARI, 1(1), 12. https://doi.org/10.32493/skr.v1i1.609

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free