Abstract
Mangrove merupakan ekosistem khas di wilayah pesisir yang memiliki peranan penting dalam melindungi lingkungan serta dapat meningkatkan kesejahteraan manusia. Kegiatan rehabilitasi mangrove dilakukan untuk memulihkan ekosistem mangrove yang terus menurun dan pelibatan masyarakat secara aktif diperlukan untuk menjamin keberhasilan rehabilitasi. Penelitian bertujuan untuk menganalisis partisipasi masyarakat dan merumuskan strategi peningkatan partisipasi masyarakat terhadap kegiatan rehabilitasi mangrove yang dilakukan di tiga desa di Kecamatan Cantigi, Kabupaten Indramayu, yaitu Cemara, Cangkring, dan Lamaran Tarung. Data partisipasi masyarakat dikumpulkan melalui wawancara terstruktur pada responden dan dianalisis menggunakan Skala Likert. Perumusan strategi peningkatan partisipasi masyarakat terhadap kegiatan rehabilitasi mangrove dianalisis menggunakan metode analytic hierarchy process (AHP) melalui wawancara mendalam terhadap delapan informan kunci. Hasil studi menunjukkan bahwa tingkat partisipasi masyarakat terhadap kegiatan rehabilitasi di lokasi studi sangat rendah. Masyarakat hanya berpartisipasi pada kegiatan mengumpulkan bibit mangrove, pembuatan media tanam, dan pelaksanaan penanaman mangrove. Tipologi partisipasi berada pada tahap manipulatif, di mana partisipasi masyarakat hanya dilakukan oleh perwakilan masyarakat, seperti anggota kelompok tani hutan yang terdapat di masing-masing desa. Strategi peningkatan partisipasi masyarakat terhadap kegiatan rehabilitasi mangrove yang direkomendasikan yaitu dengan cara melakukan peningkatan intensitas kegiatan dan pendanaan sarana rehabilitasi. Kata
Cite
CITATION STYLE
Surayya, Q., Kusmana, C., & Sundawati, L. (2020). PARTISIPASI MASYARAKAT TERHADAP KEGIATAN REHABILITASI MANGROVE DI KECAMATAN CANTIGI, KABUPATEN INDRAMAYU. Jurnal Penelitian Sosial Dan Ekonomi Kehutanan, 17(2), 101–115. https://doi.org/10.20886/jpsek.2020.17.2.101-115
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.