Rancang Bangun Pengontrol Suhu Ruangan Berbasis Mikrokontroler Arduino Uno

  • Yolnasdi Y
  • Arviansyah A
  • Irfan D
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
115Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kelembaban udara yang relatif rendah kurang dari 20% dapat menyebabkan kekeringan selaput lendir membran, sedangkan kelembaban tinggi akan meningkatkan pertumbuhan mikroorganisme. Pada ruang laboratorium komputer Sekolah Menengah kejuruan (SMK) Yayasan Perguruan Indonesia Membangun (YAPIM) Siak Hulu meggunakan Air Conditioning (AC), siswa/i mengeluh bahwa udara terasa dingin dan kurang nyaman. Tujuan penelitian ini adalah untuk merancang bangun sistem pengontrol suhu ruangan menggunakan Sensor DHT11, Sensor Inframerah, Relay 5VDC, Humidifier, LCD 16x2 berbasis Sistem Minimum Arduino uno” dengan metode Prototype. Software yang digunakan Arduino IDE dan bahasa pemograman menggunakan C++ . Kesimpulan dari rancang bangun sistem pengontol ruangan dapat menghidupkan dan mematikan AC ketika berada pada suhu diatas 26 ËšC dan dibawah 18 ËšC, alat dapat menghidupkan humidifier  ketika kelembaban berada dibawah 40% dan mematikan humidifier  ketika kelembaban berada pada nilai diatas 60%.

Cite

CITATION STYLE

APA

Yolnasdi, Y., Arviansyah, A., Irfan, D., & Ambiyar, A. (2020). Rancang Bangun Pengontrol Suhu Ruangan Berbasis Mikrokontroler Arduino Uno. INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science, 3(2), 218–226. https://doi.org/10.31539/intecoms.v3i2.1730

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free