KAJIAN KEARIFAN LOKAL MASYARKAT DALAM PENGELOLAAN HUTAN LINDUNG MUTIS TIMAU (STUDI KASUS RITUAL ADAT (HERING) DI DESA BITOBE, KECAMATAN AMFOANG TENGAH, KABUPATEN KUPANG, PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR)

  • Nuhang C
  • Riwu Kaho L
  • Pramatana F
N/ACitations
Citations of this article
20Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk dan pengaruh kearifan lokal di Desa Bitobe Kecamatan Amfoang Tengah, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Penelitian ini dilaksanakan di Hutan Lindung Gunung Mutis Timau Desa Bitobe Kecamatan Amfoang Tengah, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Penelitian ini menggunakanwawancara bentuk tidak terstruktur Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Dari data yang dikumpulkan dilakukan Analisis data secara deskriptif dan kuantitatif. Hasil penelitian masyarakat adat Desa Bitobe telah lama mendiami wilayah disekitar kawasan Hutan Gunung Timau, dari pengalaman masyarakat tutupan lahan di Hutan Timau mengalami perubahan yangdiakibatkan dari bencana alam. Kearifan lokal masyarakat Desa Timau berpengaruh terhadap kelestarian hutan, kearifan lokal masyarakat sangat melekat erat dalam praktek pola pertanian dan pemanenan hasil  hutan madu. Dengan adanya kearifan lokal yang dipegang oleh masyarkat, kelestraian hutan  dapat terjaga.

Cite

CITATION STYLE

APA

Nuhang, C. J., Riwu Kaho, L. M., & Pramatana, F. (2023). KAJIAN KEARIFAN LOKAL MASYARKAT DALAM PENGELOLAAN HUTAN LINDUNG MUTIS TIMAU (STUDI KASUS RITUAL ADAT (HERING) DI DESA BITOBE, KECAMATAN AMFOANG TENGAH, KABUPATEN KUPANG, PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR). Wana Lestari, 5(02). https://doi.org/10.35508/wanalestari.v5i02.12333

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free