STRATEGI KEPALA MADRASAH DALAM MENGELOLA KONFLIK DI MA ANNURIYYAH

  • Daniatul Qoyyimah
  • Alisa Qutrun Nada
  • Umar Mansyur
N/ACitations
Citations of this article
42Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Konflik adalah bentuk perlisihan alamiah yang terjadi antara individu maupun kelompok karena mempunyai perbedaan baik sikap, kepercayaan, nilai-nilai, maupun kebutuhan. Konflik tidak harus selalu diartikan sebagai penghancur atau usaha untuk menghancurkan suatu lembaga pendidikan. Adanya konflik di sebuah lembaga pendidikan tentunya tidak dapat dihindari karena konflik diakibatkan karena banyak faktor atau keadaan. Konflik tidak selalu berakibat buruk, tetapi juga bisa berdampak positif, selama dikelola dengan baik. Disinilah kepala madrasah sangat  dibutuhkan untuk mengelola konflik di suatu sekolah yang dipimpinnya. Kepala Sekolah tentunya harus membuat atau menyiapkan strategi agar nantinya permasalahan yang timbul di sekolah tersebut dapat dikendalikan dengan baik dan maksimal. Hal itu sesuai dengan tugas dan fungsi kepala madrasah sebagai penengah, sehingga nantinya konflik tersebut tidak menjadi penghambat madrasah untuk mencapai misi dan tujuannya.

Cite

CITATION STYLE

APA

Daniatul Qoyyimah, Alisa Qutrun Nada, & Umar Mansyur. (2022). STRATEGI KEPALA MADRASAH DALAM MENGELOLA KONFLIK DI MA ANNURIYYAH. Jurnal Publikasi Ilmu Manajemen, 1(4), 77–84. https://doi.org/10.55606/jupiman.v1i4.673

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free