Abstract
Instagram adalah salah satu situs jejaring sosial yang banyak diminati dan di akses setiap harinya oleh mahasiswa STIKOM InterStudi. Tidak heran jika hampir setiap orang khususnya kalangan remaja memiliki akun instagram. kepercayaan diri mahasiswa terbuka dalam kesamaan karakteristik agar mereka dapat bergaul. Instagram saat ini merupakan social media yang tengah naik daun dengan pengguna aktif perbulannya mencapai 1 Miliar pengguna dengan kenaikan sekitar 200 juta dari tahun 2017 dan menempati urutan ke 4 sosial media yang paling banyak digunakan di Indonesia setelah youtube. Dalam penelitian ini digunakan pendekatan kuantitatif, pada dasarnya pendekatan kuantitatif dilakukan pada penelitian inferensial dan menyadarkan kesimpulan hasilnya pada suatu probabilitas kesalahan penolakan hipotesis nihil. Populasi adalah wilayah objek/subjek yang memiliki karakteristik tertentu, wilayah yang akan diambil adalah mahasiswa STIKOM InterStudi untuk ditarik kesimpulannya. Data primer yang digunakan dalam penelitian ini kuesioner yang dilakukan dengan cara member seperangkat pertanyaan atau pernyataan tertulis kepada responden untuk dijawabnya. Responden dapat member jawaban pada rentang jawaban yang positif sampai dengan negative. Responden yang member angka penilaian dengan angka 9, berarti presepsi responden terhadap pemimpin itu sangat positif, sedangkan bila member jawaban pada angka 5, berarti netral, dan bila member jawaban pada angka 1, maka presepsi responden terhadap pemimpinnya sangat negatif.
Cite
CITATION STYLE
Maulana, A., Afghan, M., & Rynaldi, D. (2019). Pengaruh Instagram Terhadap Tingkat Kepercayaan Bergaul Mahasiswa. Jurnal Kajian Media, 3(2). https://doi.org/10.25139/jkm.v3i2.1999
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.