Implementasi Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Dilihat Dari Aspek Komunikasi Pada Desa Purai Kecamatan Banua Lawas Kabupaten Tabalong

  • Safitri M
  • Hayati R
N/ACitations
Citations of this article
7Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) ditujukan kepada masyarakat miskin yang disebut Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Keluarga Penerima Manfaat yang mendapatkan Bantua Pangan Non Tunai (BPNT) ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pangan dan mendorong pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisa bagaimana Implementasi Program  Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Dilihat Dari Aspek Komunikasi Pada Kantor Desa Purai Kecamatan Banua Lawas Kabupaten Tabalong. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, dokumentasi dan wawancara kepada informan yang berjumlah 5 orang. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan model interaktif untuk menganalisis data hasil penelitian yaitu menggunakan Data Collection, Data Reduction, Data Display, Conclusion Drawing/Verifiying. Bedasarkan hasil penelitian Implementasi Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dilihat dari aspek komunikasi pada Desa Purai Kecamatan Banua Lawas Kabupaten Tabalong dikategorikan sangat terimplementasi.The Non-Cash Food Assistance Program (BPNT) is intended for impoverished communities referred to as Beneficiary Families (KPM). It is expected that Beneficiary Families receiving Non-Cash Food Assistance (BPNT) can meet their food needs and contribute to the achievement of sustainable development goals. This research aims to identify and analyze the Implementation of the Non-Cash Food Assistance Program (BPNT) Viewed from the Communication Aspect at the Purai Village Office, Banua Lawas Sub-district, Tabalong Regency. The research method employed in this study is descriptive research with a qualitative approach. The data sources utilized are primary and secondary data. Data collection techniques involved observation, documentation, and interviews with 5 informants. The data analysis technique used in this research applies an interactive model to analyze the research findings, namely through Data Collection, Data Reduction, Data Display, and Conclusion Drawing/Verifying. Based on the research results, the Implementation of the Non-Cash Food Assistance Program (BPNT) viewed from the communication aspect in Purai Village, Banua Lawas Sub-district, Tabalong Regency, is categorized as highly implemented.

Cite

CITATION STYLE

APA

Safitri, M., & Hayati, R. (2026). Implementasi Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Dilihat Dari Aspek Komunikasi Pada Desa Purai Kecamatan Banua Lawas Kabupaten Tabalong. JAPB, 9(1), 17–28. https://doi.org/10.35722/japb.v9i1.1459

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free