Abstract
Data Usaha Mikro Kecil Menengah di Kabupaten Demak pada tahun 2024 sebanyak 13.027. Ini merupakah jumlah yang sangat besar dan perlu mendapatkan pembinaan khususnya terhadap mitigasi dan pengelolaan risiko. Hasil literasi dan pendampingan dari total 22 karyawan ternyata belum pernah mengikuti pelatihan tentang pengelolaan risiko usaha. Kegiatan pengabdi dilakukan dengan pendampingan mitigasi risiko bagi UMKM Aneka Jaya Snak untuk mengidentifikasi lebih dini, merancang penerapan manajemen risiko yang cocok, mengetahui kriteria manajemen risiko, mengetahui dampak risiko yang ditimbulkan serta merancang mengakanisme pengukuran risiko. Pengabdian ini dilakukan dengan menggunakan metode PAR (Participatory Action Research), langkahnya mulai dari persiapan, sosialisasi, pendampingan pada UMKM. Dengan adanya pendampingan UMKM bisa memahami pentingnya pengelolaan risiko dalam kegiatan kerja. Pengelolaan risiko dilakukan supaya memberikan dampak khususnya untuk keberlangsungan kegiatan kerja, antisipasi sejak dini serta keputusan untuk penanganan risiko bisa diambil dan disesuaikan dengan resiko yang ada. Serta bisa memiliki pemahaman yang lebih sehingga para karyawan mampu bekerja dengan maksimal.The number of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Demak Regency was recorded at 13,027 as of 2024. This substantial figure indicates a strong need for targeted development efforts, particularly in the areas of risk mitigation and management. Findings from literacy assessments and mentoring involving 22 employees revealed that none had previously participated in training related to business risk management. This community engagement program involved risk mitigation assistance for the Aneka Jaya Snack MSME, aiming to enable early risk identification, the design of appropriate risk management frameworks, understanding of risk management criteria, assessment of potential impacts, and the development of suitable risk measurement mechanisms. The activity was conducted using the Participatory Action Research (PAR) method, which included stages such as preparation, socialization, and mentoring sessions with the MSME. Through this structured assistance, participants were able to recognize the significance of risk management in supporting their daily operations. Implementing risk management strategies helps ensure business sustainability, facilitates early anticipation of possible disruptions, and supports effective decision-making based on the level of risk. Furthermore, improved understanding among employees enhances their capacity to perform optimally in the workplace.
Cite
CITATION STYLE
Kurniawan, D., & Ghofur, M. A. (2025). Pendampingan Mitigasi Risiko pada UMKM Aneka Jaya Snack di Kabupaten Demak. Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara, 10(1), 72–83. https://doi.org/10.29407/ja.v10i1.26498
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.