Pengelompokan Wilayah Berdasarkan Potensi Hasil Pertanian Menggunakan Algoritma K-means Di Kota Cilegon

  • Sugiyani Y
N/ACitations
Citations of this article
70Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Berdasarkan data hasil pertanian di dinas pertanian Kota Cilegon, menampilkan wilayah dengan hasil pertanian yang bervariasi jumlahnya dari data luas panen (Ha) dan  hasil produksi (ton). Perlu dilakukan pengelompokan setiap kecamatan yang ada di Kota Cilegon berdasarkan data hasil potensi pertanian yang dimiliki oleh masing-masing kecamatan tersebut dengan menggunakan metode Algoritma K-Means. Pembagian kelompok wilayah dapat dilakukan berdasarkan luas panen (Ha) dan produksi(ton) tiap-tiap tahun. Kecamatan akan dibagi/diklasterkan ke dalam 2 klaster yang mengindikasikan bahwa klaster 1 merupakan kelompok kecamatan dengan potensi pertanian yang baik sedangkan klaster 2 merupakan kecamatan dengan potensi pertanian yang kurang baik dengan melihat centroid awal yang di sudah tentukan. Dari hasil analisa perhitungan data menggunakan Algoritma K-Means ini bertujuan untuk memudahkan pemerintah memperoleh informasi data pengelompokan wilayah diharapkan hasil dari pengelompokan dapat di jadikan bahan pengambil kebijakan terkait peningkatan hasil pertanian setiap kecamatan dimasa mendatang. sehingga dapat membantu untuk mengoptimalkan program-program pemerintah di bidang pertanian.

Cite

CITATION STYLE

APA

Sugiyani, Y. (2017). Pengelompokan Wilayah Berdasarkan Potensi Hasil Pertanian Menggunakan Algoritma K-means Di Kota Cilegon. ProTekInfo(Pengembangan Riset Dan Observasi Teknik Informatika), 3, 60–67. https://doi.org/10.30656/protekinfo.v3i0.125

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free