Peran pengambil keputusan dalam keterlambatan rujukan maternal

  • Bata V
  • Emilia O
N/ACitations
Citations of this article
64Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran pengambil keputusan dalam keterlambatan rujukan maternal. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif, menggunakan rancangan fenomenologis. Subjek  penelitian sebanyak 5 kasus maternal yang mengalami keterlambatan rujukan di Puskesmas Padediwatu. Metode pengumpulan data dengan wawancara mendalam (in-depth interview). Pengambilan keputusan dalam merujuk didominasi oleh suami. Hambatan dalam proses rujukan yaitu tidak memiliki kendaraan, jarak yang jauh dan akses jalan yang sulit, status ekonomi rendah, dan tradisi masyarakat memiliki tingkat ketergantungan terhadap orang lain sehingga status kesehatan maternal yang mengalami komplikasi tidak menjadi hal yang prioritas bagi suami. Pekerjaan suami sebagai buruh tani dan pelaut yang membuat suami tidak berada di rumah/dekat dengan istri dalam jangka waktu yang cukup lama sehingga mempengaruhi proses pengambilan keputusan rujukan maternal. Penelitian ini menyimpulkan pengambilan keputusan dalam rujukan maternal masih menekankan pada budaya patriaki sehingga suami memiliki peran yang sangat dominan dalam pengambilan keputusan rujukan maternal.

Cite

CITATION STYLE

APA

Bata, V. A., & Emilia, O. (2018). Peran pengambil keputusan dalam keterlambatan rujukan maternal. Berita Kedokteran Masyarakat, 7. https://doi.org/10.22146/bkm.37716

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free