Pengaruh Reminding melalui Whatsapp Terhadap Kepatuhan Minum Obat pada Pasien Tuberkulosis Paru

  • Saputra Y
  • Apriliany F
  • Ramdhany M
N/ACitations
Citations of this article
84Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Tuberkulosis paru adalah penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis yang masuk kedalam tubuh melalui udara yang dihirup kemudian menyebar di paru-paru. Pada tahun 2021, Kota Mataram mendeteksi sebanyak 739 kasus tuberkulosis. Pasien tuberkulosis masih cukup banyak yang memiliki kepatuhan rendah dalam meminum obat. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana pengaruh reminding melalui WhatsApp terhadap kepatuhan minum obat pasien tuberkulosis paru. Penelitian ini adalah penelitian observasional analitik dengan rancangan quasi-experiment. Pengumpulan data menggunakan desain pre-test dan post-test yang dilakukan secara prospektif pada pasien rawat jalan di RSUD Kota Mataram. Hasil penelitian menunjukkan terjadinya kenaikan yang signifikan terhadap kepatuhan minum obat pada pasien tuberkulosis paru dengan nilai uji Wilcoxone yang signifikan (p= 0,000 (<0,05)). Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh reminding melalui WhatsApp terhadap kepatuhan minum obat pada pasien tuberkulosis paru di RSUD Kota Mataram.

Cite

CITATION STYLE

APA

Saputra, Y. A., Apriliany, F., & Ramdhany, Muh. W. P. (2024). Pengaruh Reminding melalui Whatsapp Terhadap Kepatuhan Minum Obat pada Pasien Tuberkulosis Paru. Biocity Journal of Pharmacy Bioscience and Clinical Community, 2(2), 89–100. https://doi.org/10.30812/biocity.v2i2.3320

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free