Abstract
Tuberkulosis paru adalah penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis yang masuk kedalam tubuh melalui udara yang dihirup kemudian menyebar di paru-paru. Pada tahun 2021, Kota Mataram mendeteksi sebanyak 739 kasus tuberkulosis. Pasien tuberkulosis masih cukup banyak yang memiliki kepatuhan rendah dalam meminum obat. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana pengaruh reminding melalui WhatsApp terhadap kepatuhan minum obat pasien tuberkulosis paru. Penelitian ini adalah penelitian observasional analitik dengan rancangan quasi-experiment. Pengumpulan data menggunakan desain pre-test dan post-test yang dilakukan secara prospektif pada pasien rawat jalan di RSUD Kota Mataram. Hasil penelitian menunjukkan terjadinya kenaikan yang signifikan terhadap kepatuhan minum obat pada pasien tuberkulosis paru dengan nilai uji Wilcoxone yang signifikan (p= 0,000 (<0,05)). Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh reminding melalui WhatsApp terhadap kepatuhan minum obat pada pasien tuberkulosis paru di RSUD Kota Mataram.
Cite
CITATION STYLE
Saputra, Y. A., Apriliany, F., & Ramdhany, Muh. W. P. (2024). Pengaruh Reminding melalui Whatsapp Terhadap Kepatuhan Minum Obat pada Pasien Tuberkulosis Paru. Biocity Journal of Pharmacy Bioscience and Clinical Community, 2(2), 89–100. https://doi.org/10.30812/biocity.v2i2.3320
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.