Hubungan perilaku merokok terhadap stadium osteoartritis (OA) lutut

  • Dipraja E
  • Gunawan P
N/ACitations
Citations of this article
33Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

World Health Organization (WHO) mencatat lebih dari 1.1 milyar orang merokok di dunia pada tahun 2015 Di Indonesia didapatkan 75.2% pada pria dan 2.9% pada wanita yang merokok. Selain merokok, didapatkan juga peningkatan penduduk berusia lanjut sehingga penyakit degeneratif meningkat, salah satunya adalah osteoartritis (OA). Osteoartritis adalah penyakit degeneratif yang terjadi pada persendian yang melibatkan penghancuran kartilago dan tulang yang menyebabkan kesakitan dan kekauan pada sendi yang terkena. Dalam beberapa literatur studi dijelaskan bahwa mengonsumsi rokok dapat membantu mengurangi angka kejadian osteoartritis. Studi ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara perilaku merokok dengan stadium osteoartritis lutut. Penelitian ini menggunakan metode cross sectional dengan mengambil data rekam medis dari tahun 2015 – 2018 di salah satu rumah sakit di Jakarta Barat. Dari hasil studi yang dilakukan pada 21 responden tidak didapatkan hasil bermakna antara perilaku merokok dengan stadium osteoartritis (p-value = 0.396; PR = 0,4; CI95% = 0,067 – 2,372)

Cite

CITATION STYLE

APA

Dipraja, E., & Gunawan, P. A. (2020). Hubungan perilaku merokok terhadap stadium osteoartritis (OA) lutut. Tarumanagara Medical Journal, 2(1), 54–58. https://doi.org/10.24912/tmj.v2i2.7837

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free