OPTIMALISASI FUNGSI PENGAWASAN DEWAN ETIK MAHKAMAH KONSTITUSI

  • Jurdi F
  • Hanapi R
  • Hidayat T
N/ACitations
Citations of this article
44Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Terjadinya pelanggaran hukum maupun etik yang dilakukan hakim konstitusi dalam menjalankan tugas dan kewenangannya menunjukkan bahwa terdapat abuse of power dalam tubuh MK. Eksistensi Dewan Etik sebagai lembaga pengawas internal dipertanyakan karena dianggap tidak mampu melaksanakan tugasnya dalam menjaga dan menegakkan kehormatan, keluhuran martabat dan perilaku hakim sehingga penting untuk mengetahui bentuk pengoptimalan fungsi pengawasan Dewan Etik. Penelitian ini adalah penelitian hukum normatif dan doktrinal yang menggunakan pendekatan-pendekatan. Penelitian ini menjelaksan bahwa diperlukan perubahan- perubahan dalam Dewan Etik yakni: 1) memperluas kewenangan dewan etik yang awalnya terbatas pada pemeriksaan laporan dan dugaan pelanggaran etik hakim MK ditambahkan dengan kewenangan untuk mencari fakta-fakta dan menelusuri indikasi pelanggaran berdasarkan fakta yang ditemukan; 2) menambahkan unsur staff untuk mendukung pelaksanaan tugas dewan etik; dan 3) mengatur kelembagaan dan struktur dewan etik dalam Undang-Undang Mahkamah Konstitusi.

Cite

CITATION STYLE

APA

Jurdi, F., Hanapi, R. A., & Hidayat, T. (2021). OPTIMALISASI FUNGSI PENGAWASAN DEWAN ETIK MAHKAMAH KONSTITUSI. Jurnal Hukum & Pembangunan, 50(3), 689. https://doi.org/10.21143/jhp.vol50.no3.2763

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free