Abstract
Penyimpangan curah hujan merupakan bagian dari gejala atmosfer yang memberikan pengaruh terhadap berbagai sektor salah satunya sektor perkebunan. Kabupaten Malang merupakan kabupaten terbesar ketiga yang memiliki perkebunan rakyat cengkeh di Jawa Timur. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh penyimpangan curah hujan terhadap produktivitas cengkeh di Kabupaten Malang dengan studi kasus di empat kecamatan yakni Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Dampit, Tirtoyudo, Ampelgading. Variabel yang digunakan yaitu curah hujan dan produktivitas cengkeh. Data yang dibutuhkan adalah curah hujan dan produktivitas cengkeh selama 26 tahun (1990-2015). Analisis yang digunakan berupa analisis temporal dan statistik. Hasil penelitian menunjukan bahwa penyimpangan curah hujan dengan wilayah terdampak paling luas terjadi pada tahun 1997 dan 2010 dimana sebaran wilayahnya berada di utara, timur, tenggara, pusat dan barat laut daerah penelitian. Selain itu penyimpangan curah hujan mempunyai pengaruh terhadap produktivitas cengkeh di daerah penelitian. Periode penyimpangan curah hujan mempunyai pengaruh lebih besar pada periode setelah bunga muncul jika dibandingkan dengan periode sebelum bunga muncul dan bunga sampai dengan panen pada produktivitas cengkeh di daerah penelitian. Kata Kunci : Penyimpangan curah hujan, produktivitas, cengkeh
Cite
CITATION STYLE
Halil, A. (2018). PENGARUH PENYIMPANGAN CURAH HUJAN TERHADAP PRODUKTIVITAS CENGKEH DI KABUPATEN MALANG. Seminar Nasional Geomatika, 2, 145. https://doi.org/10.24895/sng.2017.2-0.407
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.