Abstract
Rusa Jawa Rusatimorensis (de Blainville,1822) termasuk satwa yang dilindungi, kegiatan penangkaran bertujuan menjaga kelestarian jenis dan penangkaran dapat dikembangkan menjadi bisnis. Biaya investasi penangkaran rusa Tahura Wan Abdul Rachman Lampung tergolong tinggi makadilakukan penelitian bertujuan untuk mengetahui kelayakan teknis maupun finansial. Metode penelitian ialah sistem pangkas untuk analisis produktivitas pakan sertametode analisis kriteria investasi dengan pendekatan Net Present Value (NPV), Break Event Point (BEP), Benefit Cost Ratio (BCR) dan Payback Period (PP). Hasil analisis diketahui produktivitas pakan 135.302 kg/tahun, tingkat konsumsi 5,5 kg/ekor/hari. Analisis finansial dengansuku bunga 12% menunjukkan nilai BEP untuk volume rusa 817 ekor, BEP harga rusa Rp. 1.634.405.600, BEP volume karcis masuk 1.634.406 lembar, BEP harga karcis Rp. 377.130, BEP volume jasa parkirmobil 2.724.009, BEP harga Rp. 3.570.130, BEP volume jasa parkir motor 4.086.014, BEP harga Rp. 1.912.928. Nilai NPV minus (3.987.612.310), nilai B/C R 0, PP 34 tahun. Disimpulkan bahwa secara teknis usaha penangkaran rusa jawa layak namun secara ekonomi tidak layak
Cite
CITATION STYLE
Xavier, S., P. Harianto, S., & Sari Dewi, B. (2018). STUDI KELAYAKAN PENANGKARAN RUSA JAWA (Rusa timorensis de Blainville,1822) DI TAHURA WAN ABDUL RACHMAN, LAMPUNG. Jurnal Penelitian Hutan Dan Konservasi Alam, 15(2), 125–135. https://doi.org/10.20886/jphka.2018.15.2.125-135
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.