Program Deradikalisasi Dalam Perspektif Komunikasi Politik

  • Nugrahajati S
  • Suparno B
N/ACitations
Citations of this article
33Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kelompok teroris dalam aktivitasnya yang mengedepankan kekerasan, ancaman, dan ketakutan pada dasarnya menyampaikan pesan politik kepada negara. Dalam kegiatannya mereka menggunakan manajemen komunikasi yang detail dengan memperhatikan komponen-komponen komunikasi seperti komunikator, pesan dan penggunaan media. Deradikalisasi merupakan pendekatan soft power untuk melawan radikalisme yang dilakukan BNPT dengan menggunakan pendekatan persuasi. Deradikalisasi yang dilakukan BNPT merupakan pendekatan soft power untuk mengajak mantan narapidana teroris kembali ke NKRI. Program deradikalisasi tidak bisa serta merta mendorong mantan narapidana untuk kembali ke masyarakat. Berdasarkan hasil penelitian terhadap mantan narapidana, program deradikalisasi sebaiknya tidak hanya terfokus pada mereka yang sedang menjalani hukuman, namun juga pihak luar yaitu anggota keluarga yang masih berkomunikasi dengan anggota kelompoknya. Program deradikalisasi perlu mempertimbangkan pemilihan komunikator, isi pesan, komunikasi dan media yang akan digunakan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Nugrahajati, S. D., & Suparno, B. A. (2024). Program Deradikalisasi Dalam Perspektif Komunikasi Politik. Jurnal Ilmu Komunikasi, 21(3), 417. https://doi.org/10.31315/jik.v21i3.11440

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free