Abstract
Capaian rendemen gula kristal putih (GKP) pada lima tahun terakhir yang dihasilkan oleh Pabrik Gula (PG) nasional khususnya BUMN belum sesuai harapan, sehingga Indonesia belum mampu mencapai swasembada gula. Studi ini mendiskusikan parameter produksi di pabrik gula yang berpengaruh kepada hasil rendemen gula. Dengan menggunakan metode gap analisis, serta menggunakan norma dan praktek baik / terbaik di PTPN X, PT Gunung Madu Plantation, dan PG di India sebagai pembanding (benchmark), hasilnya menunjukkan bahwa dari 13 parameter produksi yang dibandingkan, 10 parameter capaiannya berada di bawah benchmark. Tiga parameter yang gap capaiannya jauh di bawah benchmark adalah Pol Tebu, Pol Ampas, dan Boiling House Recovery (BHR). Karena itu ketiga parameter ini perlu mendapat prioritas untuk diperbaiki.
Cite
CITATION STYLE
Yanto, S. (2023). ANALISIS KERAGAMAN PARAMETER PENENTU RENDEMEN GULA KRISTAL PUTIH PADA PABRIK GULA BUMN. Majalah Ilmiah Pengkajian Industri, 11(1), 1–10. https://doi.org/10.29122/mipi.v11i1.2083
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.