Abstract
Penelitian dilatarbelakangi oleh asumsi penelaah, bahwa biji-bijian dapat membantu pada anak usia dini untuk meningkatkan kapabilitas berhitungnya. Hal ini disebabkan oleh pola pikir anak yang masih dalam tingkat praoperasional, anak menyebutkan benda-benda nyata dalam aktivitas belajarnya. Jenis penelitiannya adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari 2 kali tahapan perlakuan, yaitu 6 kali pertemuan. Metode yang diaplikasikan adalah deskriptif kwalitatif. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu, apakah pembelajaran dengan mengaplikasikan visual biji-bijian dapat meningkatkan kapabilitas berhitung siswa/siswi di RA. Tunas Bengkuring Samarinda atau tidak. Data diperoleh melalui kegiatan berhitung dengan mengaplikasikan visual biji-bijian dari 2 kali tahapan perlakuan atau 6 kali pertemuan. Data menunjukkan peningkatan kapabilitas menghitung anak setelah 2 kali tahapan perlakuan sebagai berikut: pada tahapan 1 diperoleh rata-rata nilai anak 44% kemudian dilanjutkan dengan tahapan 2 dan mengalami peningkatan menjadi 77%, hal ini menandakan Biji-bijian mampu membantu anak usia dini dalam peningkatan kapabilitas berhitung siswa/siswi.
Cite
CITATION STYLE
Wardani, K. J., & Subaeri, A. H. (2023). Peningkatan Kapabilitas Berhitung Siswa Kelompok B dengan Visual Biji-Bijian di RA Tunas Bengkuring Samarinda. BOCAH: Borneo Early Childhood Education and Humanity Journal, 2(1), 21–28. https://doi.org/10.21093/bocah.v2i1.5577
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.