Konstruksi Kosubordinasi dalam Bahasa Indonesia (Persfektif Linguistik Fungsional)

  • Anwar M
N/ACitations
Citations of this article
48Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Abstrak Tulisan ini akan menyajikan sebuah paparan tentang konstruksi kosubordinasi bahasa Indonesia dari sudut pandang fungsionalisme van Valin. van Valin membagi hubungan klausa ke dalam tiga jenis: koordinasi, subordinasi, dan kosubordinasi. Kosubordinasi merupakan rangkaian aktivitas berurutan dari suatu konstruksi yang dilakukan oleh partisipan. Hubungan ini menyerupai koordinasi, tetapi tidak dapat berdiri sendiri sebagai suatu klausa bebas karena klausa yang satu terikat pada yang lain. Hubungan ini menghasilkan relasi semantik. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif dengan data yang bersumber dari Kompas periode Januari dan Maret 2018. Berdasarkan penelusuran terhadap data, ditemukan beberapa relasi makna yang terdapat dalam konstruksi kosubordinasi bahasa Indonesia, yaitu relasi bermakna tujuan, fase, wacana tidak langsung, jussive (ekspresi perintah, permintaan, atau tuntutan), penyikapan awal, kognisi, dan persepsi tidak langsung.

Cite

CITATION STYLE

APA

Anwar, M. (2019). Konstruksi Kosubordinasi dalam Bahasa Indonesia (Persfektif Linguistik Fungsional). Ranah: Jurnal Kajian Bahasa, 8(1), 1. https://doi.org/10.26499/rnh.v8i1.947

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free