SIFAT DAN PEREMPUAN- PERSPEKTIF ECO-FEMINISTIS

  • Erika Yola
N/ACitations
Citations of this article
24Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Perempuan memainkan peran penting dalam pengelolaan sumber daya alam, termasuk tanah, air, hutan dan energi, dan seringkali memiliki pengetahuan tradisional dan kontemporer yang mendalam tentang dunia alam di sekitar mereka. Perempuan memiliki hubungan yang berbeda dengan lingkungan, termasuk kebutuhan, tanggung jawab dan pengetahuan yang berbeda tentang sumber daya alam. Tetapi perempuan secara langsung dipengaruhi oleh degradasi lingkungan, penggundulan hutan, polusi dan kelebihan populasi, mereka menjadi lebih peduli terhadap masalah lingkungan. Beberapa gerakan yang diikuti perempuan adalah Gerakan Chipko, Gerakan Sabuk Hijau, Gerakan Navdanya dan Pengambilalihan Tanah Kenya. Vandana shiva, Wangari Maathai, Maria Cherkasova dan Rachel Carson adalah tokoh terkenal di seluruh dunia. Bahkan di Tamil Nadu, perempuan menyelamatkan lingkungan di dalam dan sekitar masyarakat. Ekofeminisme, mengacu pada perspektif perempuan dan feminisme tentang lingkungan, di mana dominasi dan eksploitasi perempuan terhadap orang-orang yang memiliki sumber daya yang buruk dan alam, berada di jantung gerakan eko-feminis. Dalam tulisan ini kita telah membahas tentang, bagaimana wanita menjalankan perannya untuk melindungi planet kita.

Cite

CITATION STYLE

APA

Erika Yola. (2019). SIFAT DAN PEREMPUAN- PERSPEKTIF ECO-FEMINISTIS. PAPATUNG: Jurnal Ilmu Administrasi Publik, Pemerintahan Dan Politik, 2(1), 109–119. https://doi.org/10.54783/japp.v2i1.99

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free