Abstract
Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui pergeseran makna yang terjadi pada budaya Ma’nene masyarakat Baruppu. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan etnografi, peneliti berusaha mencari makna yang ada di balik simbol- simbol yang digunakan dalam upacara Ma’nene. Sampel sumber data dipilih secara purposive dan bersifat snowball sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian kualitatif dilakukan sejak sebelum memasuki lapangan, selama di lapangan dan setelah selesai di lapangan. Pergeseran makna yang terjadi dalam ritual ini disebabkan karena pola pikir masyarakat setempat yang menganggap bahwa penyelenggaraan upacara adat ini hanya sekedar meneruskan budaya leluhur tanpa melihat kemurnian akan tujuan awal upacara adat itu diselenggarakan yakni sebagai wujud penghormatan dan kepedulian kepada leluhur. Hal tersebut terlihat dari penambahan atau pun pengurangan simbol-simbol yang terdapat dalam ritual Ma’nene. Rasionalitas, faktor ekonomi, dan budaya instan merupakan faktor penyebab pergeseran pola pikir masyarakat Baruppu.
Cite
CITATION STYLE
Aldiano, Y., & Barumbun, M. (2013). POTRET PERGESERAN MAKNA BUDAYA MA’NENE DI KECAMATAN BARUPPU KABUPATEN TORAJA UTARA PROVINSI SULAWESI SELATAN. Sosiohumaniora, 15(3), 330. https://doi.org/10.24198/sosiohumaniora.v15i3.5758
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.