KESANTUNAN TINDAK TUTUR DIREKTIF DALAM INTERAKSI DI LINGKUNGAN GRIA DI KABUPATEN BULELENG KAJIAN SOSIOPRAGMATIK

  • I.B.M.P. Wibawa
  • I.N. Suandi
  • I.K. Paramarta
N/ACitations
Citations of this article
11Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan bentuk-bentuk kesantunan dan ketaksantunan berbicara di lingkungan Gria di Kabupaten Buleleng, (2) mendeskripsikan prinsip-prinsip dan strategi kesantunan yang diterapkan oleh penutur di lingkungan Gria di Kabupaten Buleleng, dan (3) mendeskripsikan faktor-faktor yang memengaruhi kesantunan dan ketaksantunan berbahasa di lingkungan Gria di Kabupaten Buleleng. Penelitian ini menggunakan rancangan kualitatif. Subjek penelitian adalah warga di lingkungan Gria di Kabupaten Buleleng. Data dikumpulkan melalui observasi langsung ke lapangan. Analisis data dilakukan melalui tahapan; identifikasi data, klasifikasi, deskripsi, dan analisis. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) adanya tuturan kesantunan dan ketaksantunan warga di lingkungan Gria di Kabupaten Buleleng dalam berkomunikasi sehari-hari. Kesantunan berbahasa lebih sering digunakan oleh anak-anak dibandingkan dengan orang tua. (2) Warga di lingkungan Gria juga menerapkan prinsip-prinsip dan strategi kesantunan untuk menjaga tuturan tetap santun dan tidak menyinggung perasaan mitra tutur. (3) Kesantunan dan ketaksantunan berbicara warga Gria di Kabupaten Buleleng dipengaruhi oleh dua faktor yaitu, faktor kebahasaan dan faktor nonkebahasaan. Menyikapi fanomena tersebut, khususnya warga di lingkungan Gria di Kabupaten Buleleng perlu mempertahankan kesantunan berbicara baik dalam lingkup formal maupun informal. Dengan demikian kesantunan berbicara dapat terjaga dalam kondisi dan situasi tutur apapun.

Cite

CITATION STYLE

APA

I.B.M.P. Wibawa, I.N. Suandi, & I.K. Paramarta. (2021). KESANTUNAN TINDAK TUTUR DIREKTIF DALAM INTERAKSI DI LINGKUNGAN GRIA DI KABUPATEN BULELENG KAJIAN SOSIOPRAGMATIK. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Bahasa Indonesia, 10(2), 173–185. https://doi.org/10.23887/jurnal_bahasa.v10i2.669

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free