MEMBANGUN MASA DEPAN PENDIDIKAN INDONESIA : PROSPEK KURIKULUM MERDEKA

  • Nurholiyah I
  • Indri Herliani E
  • Rifki M
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
21Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Indonesia telah menerapkan Kurikulum Merdeka, kerangka kurikuler baru yang dirancang untuk memulihkan kehilangan pembelajaran akibat pandemi COVID-19 dan meningkatkan standar pendidikan. Kurikulum dibuat dengan struktur yang lebih fleksibel yang menekankan pada pengembangan karakter dan mata pelajaran yang diperlukan. Tiga kategori kegiatan pembelajaran yang termasuk dalam Kurikulum Merdeka: pembelajaran ekstrakurikuler, intrakurikuler, dan pengabdian masyarakat. Desain penelitian kualitatif jenis library research digunakan dalam penelitian ini. Desain penelitian kualitatif jenis library research adalah penelitian yang dilaksanakan dengan cara menggunakan studi kepustakaan (literature) yaitu meliputi jurnal penelitian ilmiah, buku, catatan maupun laporan hasil penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti terdahulu. Pandemi Covid-19 di Indonesia telah menyebabkan perubahan signifikan di beberapa sektor, sektor pendidikan yang paling terkena dampaknya, Melihat situasi saat ini, Kemendikbudristek bersedia melakukan kelanjutan program pendidikan. Salah satu langkah yang dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan mengganti nama kurikulum menjadi “Kurikulum Merdeka”. Kurikulum Merdeka merupakan kurikulum yang mencakup berbagai macam kegiatan pembelajaran intrakurikuler. Adapun implementasi kurikulum merdeka. Dalam Implementasi kurikulum Merdeka tentunya tidak serta merta langsung diterapkan secara langsung. Awal mula dicanangkannya kurikulum Merdeka yaitu sesuai kebijakan yang dikeluarkan oleh Permendikbud No 3 Tahun 2020 tentang Standar Pendidikan nasional Pendidikan Tinggi. Kurikulum merdeka belajar adalah kurikulum yang memberikan kebebasan kepada guru dalam menetukan perangkat ajar yang sesuai dengan dengan kebutuhan dan minta belajar siswa. Implementasi dari kurikulum merdeka tidak terlepas dari berbagai macam tantangan diantara nya yang sudah dijelaskan yaitu, tantangan kesiapan sumber daya tenaga pengajar atau guru dan juga, tantangan kesiapan instansi pendidik, tantangan dalam menguatkan jaringan komunikasi, dan juga tantangan dalan menjalankan fungsi asesmen pembelajaran

Cite

CITATION STYLE

APA

Nurholiyah, I. L., Indri Herliani, E., Rifki, M., Mulkiyah, M., Jasmine Maulana, M., Azzahra, S., & Ratna Sonya, E. (2023). MEMBANGUN MASA DEPAN PENDIDIKAN INDONESIA : PROSPEK KURIKULUM MERDEKA. IBERS : Jurnal Pendidikan Indonesia Bermutu, 2(2), 94–105. https://doi.org/10.61648/ibers.v2i2.86

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free