HUBUNGAN SELF ACCEPTANCE DENGAN INTERDIALYTIC WEIGHT GAIN PENDERITA GAGAL GINJAL TERMINAL YANG MENJALANI HEMODIALISA

  • Danny Putri Sulistyaningrum
  • Maya Cobalt Angio Septianingtyas
  • Putri Indriani
N/ACitations
Citations of this article
41Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Hemodialisa merupakan terapi pengganti ginjal yang dijalani oleh penderita gagal ginjal terminal seumur hidupnya. Seringkali hemodialisa menyebabkan ansietas dan stress sehingga mereka harus mampu beradaptasi dengan kondisinya. Salah satu bentuk adaptasi penderita gagal ginjal terminal adalah melakukan pembatasan cairan untuk mencegah hipervolemia. Kondisi hipervolemia dapat diketahui dengan mengukur interdialytic weight gain (IDWG). Tujuan penelitian ini untuk menganalisa hubungan self acceptance dengan interdialytic weight gain penderita gagal ginjal terminal yang menjalani hemodialisa. Penelitian ini menggunakan cross sectional yang melibatkan 62 responden dengan teknik purposive sampling. Alat pengumpul data terdiri dari lembar observasi yang berisi data demografi dan IDGW, serta kuesioner Unconditional Self Acceptance Questionnaire (USAQ). Analisis statistic penelitian ini menggunakan uji korelasi pearson product moment. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan self acceptance dengan interdialytic weight gain penderita gagal ginjal terminal yang menjalani hemodialisa (p = 0.534; α = 0.05).

Cite

CITATION STYLE

APA

Danny Putri Sulistyaningrum, Maya Cobalt Angio Septianingtyas, & Putri Indriani. (2022). HUBUNGAN SELF ACCEPTANCE DENGAN INTERDIALYTIC WEIGHT GAIN PENDERITA GAGAL GINJAL TERMINAL YANG MENJALANI HEMODIALISA. Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan, 2(3), 100–105. https://doi.org/10.55606/jrik.v2i3.695

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free