Abstract
Pembangunan ekonomi kerakyatan yang berhasil membawa pengaruh positif terhadap peningkatan pendapatan dan daya beli masyarakat. Salah satu usaha yang sangat strategis untuk meningkatkan pendapatan peternak di kecamatan Batangtoru, Tapanuli Selatan adalah usaha aqiqah daging kambing. Kendala yang ditemui disaat survey dilapangan mitra usaha peternakan adalah belum optimalnya proses usaha aqiqah dalam hal manajemen nutrisi pakan ternak dan pemasaran produk usaha aqiqah. Hal ini disebabkan kurangnya pengetahuan peternak dalam produksi dan pemasaran yang tepat. Kurangnya pengetahuan peternak dalam usaha aqiqah daging kambing disebabkan pada mitra ini belum pernah dilakukan penyuluhan ataupun sentuhan tekhnologi tentang pemeliharaan usaha ternak kambing dan usaha aqiqahnya. Tujuan yang ingin dicapai pada kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan peternak dalam penerapan serta menyusun ransum ternak kambing yang bermutu dari bahan-bahan yang murah dan mudah tersedia dan membantu meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan peternak itu sendiri. Kegiatan pengabdian ini dimulai dengan melakukan pendekatan system fokusgroup discussion (FGD), dilanjutkan dengan penyuluhan, percontohan dan penerapan langsung oleh peternak (Workshop). Partisipasi dan motivasi kelompok petani peternak dalam mengikuti serangkaian kegiatan pengabdian sangat tinggi. Karena selama ini belum pernah dilakukan pembinaan yang berkaitan dengan aspek teknis serta manajemen nutrisi dari terapan sumber omega 3,6 bersama Moringa oleifera disuplementasi vitamin E terhadap daging kambing usaha aqiqah Jaya Bersaudara Batangtoru, Tapanuli Selatan.
Cite
CITATION STYLE
Harahap, A., Silaban, R., Aswan, N., Mahaji, T., & Syahfitri, D. (2023). APLIKASI SUSUNAN RANSUM TERNAK KAMBING BERSAMA MITRA USAHA AQIQAH JAYA BERSAUDARA KECAMATAN BATANGTORU, TAPANULI SELATAN. Journal of Community Service (JCOS), 1(4), 299–307. https://doi.org/10.56855/jcos.v1i4.755
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.