MEMAHAMI BINGKAI MEDIA ONLINE DALAM NARASI HUKUMAN MATI KASUS KORUPSI BANSOS

  • Mulya V
  • Aisyah V
N/ACitations
Citations of this article
35Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana narasi hukuman mati disajikan di media massa online. Narasi hukuman mati dalam penelitian ini merujuk pada isu yang berkembang saat kasus korupsi bantuan sosial terungkap KPK tahun 2020. Narasi hukuman mati yang dibingkai media online dianalisis dengan menggunakan analisis framing konsep milik Robert N Entman. Penelitian ini adalah penelitian dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian diambil dari pemberitaan media Kompas.com dan Tempo.co antara bulan Desember 2020 hingga Maret 2021. Hasil dan pembahasan penelitian melalui analisis empat unsur framing menunjukkan bahwa, pertama, Kompas.com dan Tempo.co menunjukan dukungannya dengan adanya keselarasan narasi hukuman mati untuk para koruptor bansos. Kedua, media tersebut tidak memberikan ruang untuk pihak Juliari Batubara untuk membela haknya. Walaupun terdapat kesamaan yaitu mendukung narasi hukuman mati tersebut, terdapat perbedaan dalam pengambilan data yang dilakukan oleh Kompas.com dan Tempo.co yaitu dari elemen dan latar belakang narasumber.

Cite

CITATION STYLE

APA

Mulya, V. C. H., & Aisyah, V. N. (2022). MEMAHAMI BINGKAI MEDIA ONLINE DALAM NARASI HUKUMAN MATI KASUS KORUPSI BANSOS. Komuniti : Jurnal Komunikasi Dan Teknologi Informasi, 14(2), 190–214. https://doi.org/10.23917/komuniti.v14i2.17830

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free