Identifikasi Bahan Ajar Berbasis Kearifan Lokal di Sekolah Dasar

  • Wilda F
N/ACitations
Citations of this article
31Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Internalisasi nilai[1]nilai kearifan lokal yang semestinya dimiliki oleh anak-anak  Kearifan local merupakan ciri khas suatu daerah atau wilayah tertentu yang memiliki nilai kebudayaan, berkembang dengan lingkup local dari generasi ke generasi berikutnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bahan ajar berbasis kearifan local di Sekolah Dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah guru SDN 192 Kota Pekanbaru. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, dokumentasi, dan observasi. Teknik analisis data yang dilakukan adalah pengumpulan data, reduksi data, dan penarikan kesimpulanbangsa masih bersifat parsial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru-guru di SDN 192 Kota Pekanbaru masih Menggunakan bahan ajar dari penerbit pemerintah. Matari yang dimuat dalam buku tersebut masih bersifat umum. Guru mengalami kesulitan dalam mengembangkan bahan ajar berbasis kearifan local karena minimnya pengetahuan guru tentang teknologi informasi computer serta waktu yang memadai. Guru suda berusaha menyisipkan nilai-nilai kearifan local melalui ucapan lisan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Wilda, F. (2022). Identifikasi Bahan Ajar Berbasis Kearifan Lokal di Sekolah Dasar. Trapsila: Jurnal Pendidikan Dasar, 4(2), 11–16. https://doi.org/10.30742/tpd.v4i2.2618

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free