Film Dokumenter sebagai Aktualisasi Diri dari Kelompok Masyarakat Kampung Bojong Nangka – Bekasi

  • Zainsty A
N/ACitations
Citations of this article
27Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Film dokumenter yang dibuat oleh subjek dalam film itu sendiri adalah topik yang di angkat dalam artikel. Fokus artikel membahas film dokumenter yang menggunakan metode aktualisasi diri sebagai landasan pembuatan film, yang mengangkat aspek penting mulai dari aspek historis hingga isu-isu sosial yang terjadi pada sebuah kampung bernama Kampung Bojong Nangka, Bekasi. Kampung tersebut merupakan lokasi tempat tinggal pembuat film itu sendiri. Lima pemuda Kampung Bojong Nangka yang dibekali teknik dasar pembuatan film dokumenter menggunakan tipe ekspositori dalam pendekatan aspek kreativitasnya. Para kreator mengacu pada teori aktualisasi diri sebagai karakteristik penciptaan isi dalam film dokumenter ini, yaitu dengan menggunakan faktor-faktor seperti spontanitas, kesederhanaan dan kealamian; faktor berpusat pada masalah; dan faktor kreativitas, sebagai pembentuk unsur naratif dari penceritaan film. Melalui metode subyek menggunakan kemampuan film documenter sebagai medium ekspresi aktualisasi diri, para pemangku kepentingan di wilayah tersebut akhirnya memberikan respons positif. Keberadaan warga lebih diperhatikan oleh semua pemangku kepentingan di Kampung Bojong Nangka sebagai solusi menjawab semua isu-isu yang diangkat film ini

Cite

CITATION STYLE

APA

Zainsty, A. Y. (2021). Film Dokumenter sebagai Aktualisasi Diri dari Kelompok Masyarakat Kampung Bojong Nangka – Bekasi. Jurnal Seni Nasional Cikini, 7(1), 41–50. https://doi.org/10.52969/jsnc.v7i1.118

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free