PSIKOSOSIAL REMAJA: SEBUAH SINTESA TEORI ERICK ERIKSON DENGAN KONSEP ISLAM

  • Rusuli I
N/ACitations
Citations of this article
2.3kReaders
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Berdasarkan tahapan perkembangan psikososial Erikson, masa remaja berada pada fase identitas versus kebingungan identitas. Studi ini bertujuan untuk mensintesakan tahapan perkembangan psikososial remaja dengan konsep remaja dalam Islam. Selain itu studi ini juga bertujuan untuk memberikan cara agar remaja menemukan identitasnya. Penelitian ini merupakan kajian kepustakaan yang menggunakan analisis isi sebagai teknik analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menurut Erikson remaja berada pada tahap identitas versus kebingungan identitas dan dapat disintesakan dengan konsep Islam dimana ketika remaja menjalankan ajaran agama Islam, maka dia sudah dapat menemukan identitasnya, sebaliknya jika remaja tidak mengikuti ajaran agama Islam, maka remaja akan mengalami kebingungan identitas. Cara yang bisa dilakukan remaja untuk menemukan identitasnya melalui penanaman nilai agama, keteladanan orang tua, ikatan orang tua dengan remaja, pemberian kebebasan yang bertanggungjawab dan pergaulan yang baik. Sebagai kesimpulan, ajaran Islam relevan dengan perkembangan psikososial remaja dalam menemukan identitasnya.

Cite

CITATION STYLE

APA

Rusuli, I. (2022). PSIKOSOSIAL REMAJA: SEBUAH SINTESA TEORI ERICK ERIKSON DENGAN KONSEP ISLAM. Jurnal As-Salam, 6(1), 75–89. https://doi.org/10.37249/assalam.v6i1.384

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free