PENGARUH RASIO KATALIS CaO-NaOH DAN WAKTU REAKSI TRANSESTERIFIKASI TERHADAP KUALITAS BIODIESEL DARI MINYAK SAWIT

  • Saskia Orchidantya N
  • Mas’udah
  • Sandra Santosa
N/ACitations
Citations of this article
89Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Biodiesel merupakan bahan bakar alternatif dari minyak nabati seperti minyak sawit yang diproduksi melalui proses transesterifikasi dengan bantuan katalis. Katalis yang digunakan adalah katalis heterogen antara CaO dan NaOH dikarenakan sifatnya yang sangat basa, ramah lingkungan dan memiliki kelarutan yang rendah dalam metanol dapat menghasilkan biodiesel dengan yield yang besar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh rasio massa CaO-NaOH dan waktu reaksi transesterifikasi terhadap kualitas biodiesel yaitu  viskositas, densitas, dan persen yield biodiesel. Penelitian dilakukan dengan transesterifikasi minyak sawit dan metanol dengan perbandingan volume 6:1 dengan katalis CaO-NaOH 1% (b/v) dan variabel bebasnya adalah perbandingan ratio massa campuran katalis CaO-NaOH 1:3, 1:1, 3:1 dan waktu transesterifikasi 60, 80, dan 100 menit. Nilai yield biodiesel tertinggi diperoleh pada variabel waktu 80 menit dan rasio katalis CaO-NaOH 3:1 dari berat minyak dengan nilai yield sebesar 85,16%, densitas 0,85 g/mL, viskositas 8,87 cSt.

Cite

CITATION STYLE

APA

Saskia Orchidantya, N., Mas’udah, & Sandra Santosa. (2023). PENGARUH RASIO KATALIS CaO-NaOH DAN WAKTU REAKSI TRANSESTERIFIKASI TERHADAP KUALITAS BIODIESEL DARI MINYAK SAWIT. DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi, 9(3), 330–337. https://doi.org/10.33795/distilat.v9i3.3154

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free