Pendampingan Integrasi Kearifan Lokal Kampung Urug ke dalam Bahan Ajar

  • Lathifah S
  • Talitha S
  • Saepulrohman A
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
30Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penerapan Kurikulum Merdeka di Indonesia menekankan pentingnya integrasi kearifan lokal dalam proses pembelajaran untuk meningkatkan relevansi dan efektivitas pendidikan. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam menggunakan elemen-elemen budaya lokal dalam materi pembelajaran, serta untuk menciptakan bahan ajar yang lebih kontekstual dan menarik bagi siswa. Metode yang digunakan mencakup pemetaan kearifan lokal Kampung Urug, pelatihan dan workshop untuk guru, pengembangan bahan ajar digital, serta evaluasi dan tindak lanjut. Sebanyak 80% guru yang terlibat dalam pelatihan melaporkan peningkatan pengetahuan tentang kearifan lokal Kampung Urug dan kemampuan untuk menggunakan alat digital dalam pembuatan materi ajar. Peserta juga menunjukkan antusiasme dalam menerapkan teknik-teknik baru yang diperoleh selama workshop, dengan beberapa di antaranya sudah mulai mengembangkan materi ajar yang mengintegrasikan elemen lokal. Hal tersebut didukung dengan hasil angket yang menyatakan bahwa semua guru termotivasi untuk membuat bahan ajar digital berbasis kearifan lokal untuk dapat diimplementasikan dalam proses pembelajaran.

Cite

CITATION STYLE

APA

Lathifah, S. S., Talitha, S., Saepulrohman, A., Suhardi, E., Budiana, S., & Kurniasih, S. (2024). Pendampingan Integrasi Kearifan Lokal Kampung Urug ke dalam Bahan Ajar. Abdi: Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 6(4), 868–875. https://doi.org/10.24036/abdi.v6i4.973

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free