Pengaruh Persepsi Tentang Koperasi, Pendidikan dan Latihan Dasar serta Motivasi Berkoperasi Terhadap Minat Berkoperasi Mahasiswa

  • Yanti R
N/ACitations
Citations of this article
36Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pemberitaan-pemberitaan yang didengar oleh masyarakat mengenai koperasi berdampak terhadap persepsi yang terbentuk dan akhirnya mempengaruhi minat berkoperasi secara umum. Gerakan koperasi pada tingkat pendidikan tinggi dikenal dengan Koperasi mahasiswa (KOPMA), dimana diberikan ruang dan kesempatan bagi mahasiswa dalam belajar menjalankan sebuah organisasi yang tidak hanya bergerak di bidang usaha namun juga non usaha yang dapat menambah pengalaman. KOPMA UNJ memiliki rangkaian program pendidikan dan pelatihan (diklat) diantaranya diklat dasar.Minat mahasiswa untuk bergabung dengan KOPMA menjadi sebuah dilema yang dihadapi para pengurus karena jumlah mereka yang ingin bergabung didominasi alasan untuk berjualan bukan mengenai koperasi. Penelitian dilakukan menggunakan metode regresi berganda dengan. Variabel persepsi tentang koperasi (X1), Pendidikan dan pelatihan dasar (X2) dan Motivasi berkoperasi (X3) terhadap minat berkoperasi (Y). Sampel penelitian sebanyak 61 mahasiswa yang telah mengikuti pendidikan dan pelatihan dasar yang diselenggarakan oleh Kopma UNJ. Hasil analisis dengan tingkat signifikansi 5% adalah Pendidikan dan pelatihan dasar serta motivasi berkoperasi mempengaruhi secara signifikan terhadap minat berkoperasi sedangkan persepsi tentang koperasi tidak mempengaruhi secara signifikan terhadap minat berkoperasi. Keywords: Koperasi, Persepsi, Pendidikan dan pelatihan, Motivasi, MinatPemberitaan-pemberitaan yang didengar oleh masyarakat mengenai koperasi berdampak terhadap persepsi yang terbentuk dan akhirnya mempengaruhi minat berkoperasi secara umum. Gerakan koperasi pada tingkat pendidikan tinggi dikenal dengan Koperasi mahasiswa (KOPMA), dimana diberikan ruang dan kesempatan bagi mahasiswa dalam belajar menjalankan sebuah organisasi yang tidak hanya bergerak di bidang usaha namun juga non usaha yang dapat menambah pengalaman. KOPMA UNJ memiliki rangkaian program pendidikan dan pelatihan (diklat) diantaranya diklat dasar.Minat mahasiswa untuk bergabung dengan KOPMA menjadi sebuah dilema yang dihadapi para pengurus karena jumlah mereka yang ingin bergabung didominasi alasan untuk berjualan bukan mengenai koperasi. Penelitian dilakukan menggunakan metode regresi berganda dengan. Variabel persepsi tentang koperasi (X1), Pendidikan dan pelatihan dasar (X2) dan Motivasi berkoperasi (X3) terhadap minat berkoperasi (Y). Sampel penelitian sebanyak 61 mahasiswa yang telah mengikuti pendidikan dan pelatihan dasar yang diselenggarakan oleh Kopma UNJ. Hasil analisis dengan tingkat signifikansi 5% adalah Pendidikan dan pelatihan dasar serta motivasi berkoperasi mempengaruhi secara signifikan terhadap minat berkoperasi sedangkan persepsi tentang koperasi tidak mempengaruhi secara signifikan terhadap minat berkoperasi. Keywords: Koperasi, Persepsi, Pendidikan dan pelatihan, Motivasi, Minat

Cite

CITATION STYLE

APA

Yanti, R. R. (2020). Pengaruh Persepsi Tentang Koperasi, Pendidikan dan Latihan Dasar serta Motivasi Berkoperasi Terhadap Minat Berkoperasi Mahasiswa. NIAGAWAN, 9(3), 256–262. https://doi.org/10.24114/niaga.v9i3.19984

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free