Abstract
UMKM (usaha mikro, kecil, dan menengah) di Indonesia sedang bertumbuh ke arah yang lebih baik. Pemerintah pun mendukung pengembangan UMKM sebagai salah satu cara dalam pemulihan perekonomian di Indonesia sejak Pandemi Covid-19. Kegiatan Pengabdian pada Masyarakat dilakukan untuk memberi pengarahan dan usulan untuk permasalahan yang dialami pelaku usaha Seblak Basreng. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengambilan data dilakukan dengan melakukan wawancara semi terstruktur, observasi, dan analisis media sosial yang digunakan oleh Seblak Basreng Teh Dini. Hasil temuan dari kegiatan yang telah dilaksanakan adalah masyarakat Bandung kurang mengetahui adanya Seblak Basreng Teh Dini, lokasi yang sulit ditemukan oleh pelanggan baru, foto produk pada halaman pada Grab Food dan Gofood kurang menarik, dan belum memiliki metode pembayaran cashless. Usulan yang telah dilaksanakan adalah memperluas pelanggan bagi Seblak Basreng Teh Dini, perlu di lakukan promosi untuk mempromosikan dagangannya dengan menggunakan Instagram, Facebook dan Tiktok; pembuatan spanduk dan penanda jalan; perbaikan foto produk pada halaman Grab Food dan Gofood; dan pembuatan QRis. Rekomendasi yang dapat disampaikan adalah adanya keberlanjutan program pendampingan bagi para pelaku usaha yang lain sehingga dapat menerapkan dan mengelola media digital secara optimal.
Cite
CITATION STYLE
Emerentia, K., Wadu, C. V., Setiawan, I. A., Narwasti, E., Sarvia, E., Wianto, E., … Arisandhy, V. (2023). Pendampingan Peningkatan Usaha Seblak Guna Meningkatkan Penjualan. Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara, 7(3), 672–682. https://doi.org/10.29407/ja.v7i3.19963
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.