Pengalaman ODHA Menjalani Voluntary Counseling and Testing (VCT)

  • Maelissa S
N/ACitations
Citations of this article
36Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pendahuluan: Orang dengan HIV AIDS (ODHA) akan mengalami krisis afektif pada diri sendiri, keluarga, dan masyarakat, dalam bentuk kepanikan, ketakutan, kecemasan, serba ketidakpastian, keputusasaan, dan stigma yang berdampak pada kualitas hidup, sehingga membutuhkan penanganan setiap problem yang dialami ODHA, salah satunya adalah program Voluntary Counseling and Testing (VCT). Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk menguraikan secara mendalam tentang pengalaman ODHA menjalani VCT. Metode: Desain penelitian ini adalah fenomenologi deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini berlangsung selama 1 bulan dengan jumlah partisipan 10 orang yang dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Partisipan dipilih dengan bantuan petugas puskesmas sebagai gatekeeper yang telah diberikan penjelasan sebelumnya terkait tujuan penelitian dan kriteria partisipan. Teknik analisis data menggunakan pendekatan analisis selektif dan focusing. Hasil: penelitian ini mengidentifikasi tiga tema utama yaitu : 1) pentingnya mengikuti VCT, 2) proses mnjalani VCT , dan 3) hasil dari proses yang dijalani. Kesimpulan: ODHA merasakan pentingnya mengikuti VCT untuk dapat mendeteksi penyakit secara dini dan memperoleh pengobatan serta dukungan sosial untuk menghadapi stigma dan diskriminasi.

Cite

CITATION STYLE

APA

Maelissa, S. R. (2020). Pengalaman ODHA Menjalani Voluntary Counseling and Testing (VCT). Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan Indonesia, 10(02), 56–61. https://doi.org/10.33221/jiiki.v10i02.485

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free