HUBUNGAN KETUBAN PECAH DINI DENGAN KEJADIAN ASFIKSIA LITERATURE REVIEW: THE CORRELATION OF PREMATURE RUPTURE OF MEMBRANES (PROM) WITH THE INCIDENCE OF ASPHYXIA

  • Andini H
  • Indah Lestari L
  • Sulastin N
N/ACitations
Citations of this article
123Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Menurut Human Development Report tahun 2010 Ketuban Pecah Dini (KPD) di Indonesia berkisar 4,4-7,6% dari seluruh kehamilan dengan KPD berkisar antara 3-18% yang terjadi pada kehamilan preterm, sedangkan pada kehamilan aterm sekitar 8-10%. Menurut beberapa peneliti KPD dapat menyebabkan terjadinya asfiksia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan ketuban pecah dini dengan kejadian asfiksia. Jenis penelitian yang digunakan adalah kepustakaan atau kajian literatur. Data penelitian ini berasal dari data sekunder, yaitu berasal dari beberapa sumber penelitian yang terdiri dari 25 sumber yang terdiri dari 7 jurnal ilmiah, 3 jurnal internasional, 5 skripsi/tesis, dan 10 buku. Pencarian sumber menggunakan google scholar, microsoft academic, media meneliti, and google. Dari penelitian ini didapatkan bahwa penyebab terjadinya asfiksia yang disebabkan oleh faktor langsung maupun faktor tidak langsung. Faktor langsung tersebut adalah KPD itu sendiri. Sedangkan, untuk faktor yang tidak langsung adalah CPD dan usia kehamilan. Sehingga asfiksia yang disebabkan kedua faktor tersebut dapat memperburuk keadaan terjadinya asfiksia. Dari salah satu penelitian dalam negeri oleh peneliti Anisa di daerah Kediri didapatkan angka kejadian asfiksia sebanyak 53% oleh ibu yang mengalami KPD. Berdasarkan hasil penelitian dari dalam negeri dan luar negeri dengan rata-rata p value ?0,005, sehingga didapatkan kesimpulan terdapat hubungan antara ketuban pecah dini dengan kejadian asfiksia.

Cite

CITATION STYLE

APA

Andini, H. Y., Indah Lestari, L. S., & Sulastin, N. (2022). HUBUNGAN KETUBAN PECAH DINI DENGAN KEJADIAN ASFIKSIA LITERATURE REVIEW: THE CORRELATION OF PREMATURE RUPTURE OF MEMBRANES (PROM) WITH THE INCIDENCE OF ASPHYXIA. Jurnal BIMTAS: Jurnal Kebidanan Umtas, 5(1), 49–55. https://doi.org/10.35568/bimtas.v5i1.1824

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free