Pengaruh Murottal Al-Qur’an terhadap Intensitas Nyeri pada Pasien Post Operasi Sectio Caesarea

  • Nuhan K
  • Astuti T
  • Murhan A
N/ACitations
Citations of this article
208Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Prevalensi persalinan sectio caesarea di Indonesia menurut WHO pada tahun 2015 adalah 15,3%. Pada pasien post operasi sectio caesarea setelah anestesi menghilang pasien akan merasakan nyeri, sehingga diperlukan terapi yang efektif dan aman dari efek samping. Terapi Al-Qur’an salah satu bentuk teknik distraksi (pengalihan) secara non farmakologi untuk menurunkan intensitas nyeri yang dirasakan.Keberhasilan menggunakan murrotal 70 % dari penelitian terkait.Penelitian ini menggunakan desain quasi exsperiment dengan pendekatan nonrandomized control grup pretest postests design.Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan teknik accidental sampling sebanyak 22 responden (11 responden kelompok perlakuan dan 11 responden kelompok kontrol).Pengumpulan data nyeri menggunakan instrumen Numeric Rating Scale (NRS).Uji statistik menggunakan Wilcoxon dan Mann-Withney. Hasil penelitian terdapat  perbedaan pengaruh terapi murottal Al-Qur’an terhadap penurunan intensitas nyeri pada pasien post operasi SC pada kelompok perlakuan dan kelompok kontrol p-value 0.001. Peneliti menyarankan agar pihak RS mempertimbangkan menggunakan terapi komplementer murottal Al-Qur’an untuk mempersiapkan ibu menghadapi operasi SC menggunakan SOP yang ada.

Cite

CITATION STYLE

APA

Nuhan, K., Astuti, T., & Murhan, A. (2018). Pengaruh Murottal Al-Qur’an terhadap Intensitas Nyeri pada Pasien Post Operasi Sectio Caesarea. Jurnal Ilmiah Keperawatan Sai Betik, 14(1), 91. https://doi.org/10.26630/jkep.v14i1.1014

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free